Rabu, 22 April 2020

Bukan Fans nya Justin Bieber, Tapi kali ini Ada yang Beda



Siapa yang suka Justin Bieber ? Saya ga pernah menyukai Justin Bieber - sekarang populer dengan Huruf Inisial namanya JB -. Waktu dia masih bocah, klo liat video clip nya berasa mikir duh bocah kok udah main cinta-cinta-an gini, begitu remaja "duh anak ini kenapa jadi tatoan sekujur badan dan celana kayak mo melorot gitu, dan mata kayak kurang tidur, kebanyakan minum atau ngobat". Not a good role mode banget ni anak.

Intinya ga ada yang membuat saya suka dengan JB. Tapi kemarin siang menjelang sore, pas lagi khusuk nyetrika, sinar matahari semarang yang aduhai, langit yang biru mentereng dan ditemani siaran radio sonora (berasa balik jaman kuliah lagi) masuk lah lagu Justin Beiber itu. Karena terlalu khusuknya nyetrika, jadi saya yang didukung kemampuan listening yang alakadarnya, cuma bisa nangkep lirik nya seperempat-seperempat. Tapi anehnya malah jadi bikin penasaran, lagunya kayaknya bagus ni. Nah apa tadi ya judul lagunya ?.

Hari ini, dengan menggunakan patahan kalimat dari liriknya yang ketangkep seperempat-seperempat di kuping, saya minta bantuan paman google. Paman Google please find “justin Bieber beautiful with no filter” .... jreng...jreng... “Justin Bieber – Intension”. Carilah liriknya dan seperti dugaan saya, kuping dan kadar kemampuan listening saya yang seperempat-seperempat terbukti ngaco abis!!, kagak ada itu kata beautiful with no filter!, tapi entah mengapa paman google pandai sekali, algoritmanya paman google kemudian berhasil mengetahui apa isi kepala saya dan menghadirkan apa yang saya maksud.

Jadi sebenernya ketika kuping saya mendengar lagu itu dan kemampuan listening yang seperempat-seperempat ini, kemudian disimpulkan oleh otak saya yang pas-pasan ini dengan “oo..liriknya tentang seorang cowo lagi mo kasih tau cewenya, kalau kamu itu cantik tanpa aplikasi filter apapun”. Tapi kenapa khusus banget ini lagu sampai harus dibuatin tulisan dalam blog ?.

Ada pesan yang sangat sederhana, tapi justru sangat manis kedengerannya, ada lirik dimana memberikan penghormatan dan terima kasih kepada orangtua yang telah berhasil membesarkan anak, yang Saya rasa bukan Cuma di fisik tapi juga disikap dan karakter.
Fisik yang cantik/ganteng sempurna, attitude yang baik, karakter yang kuat, semua itu paket yang membuat seorang manusia. Genuine nya akan keliatan, tanpa perlu filter, ga dibuat-buat, ga bertopeng. Ga perlu pengakuan dari orang-orang, karena semua itu udah menjadi trademark diri yang dibesarkan dengan baik oleh orangtuanya.

Jadi, ini adalah lagu pertama dari Justin Bieber yang saya suka sampai saya berniat sekali memposting ini dalam blog saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lanjutan Pertama Menghitung Berkat #1

Previously :  Saat dia berdiri, batin saya "astaga kok jeansnya robek semua gini, apakata bokap pas liat beginian?!! Emang dia suka nai...