Jumat, 31 Maret 2017

Serem dengan Dia....

Awalnya sih biasa aja ya, tapi lama kelamaan perasaan menjadi sangat mencekam setiap saya melihat, papasan, atau berada pada tempat yang sama dengan dia. Serem dengan dia.

Penggunaan kata serem itu biasanya saya korelasikan ketika saya melihat film thriller atau film hantu  atau setan atau kesurupan. Serem juga saya korelasikan ketika baru pertama kali mendatangi sebuah tempat yang udah lama ditinggalkan dan terlihat sangat suram, pengap dan mencekam maka "bulu kuduk" saya bisa naik. Tapi lama kelamaan akan menjadi terbiasa dengan tempat tersebut.

Tapi untuk dia ?!? setiap saya melihat, papasan, atau berada pada tempat yang sama dengan dia. Bulu kuduk saya langsung berdiri. Padahal dia bukan hantu atau setan atau org yang kesurupan atau pembunuh berantai. Hanya saja lama kelamaan dia itu menyeramkan!!!

Ini bukan perasaan takut, saya tidak menjadi takut karena dia itu seram. Tidak!! Namun sekali lagi lama kelamaan bagi saya dia itu menyeramkan. Hatinya gelap, Pikirannya tentang orang lain selalu negatif. Yang gundah hati dan pikirannya akan mudah terpengaruh dengannya. Yang hanya melihat fisik dan tampilan luar akan sependapat dengannya. 







Jumat, 24 Maret 2017

P A N C A S I L A

Saya mau menulis dengan menggunakan identitas saya sebagai warga negara Indonesia. Dasar Negara Indonesia adalah Pancasila, Lambang Negara Indonesia ada Garuda Pancasila.

Nasionalisme seorang warga negara Indonesia dapat dilihat dari bagaimana ia menjadi warga negara dan memahami pondasi dasar negara ini, yaitu P A N C A S I LA. Maka segala tindakannya untuk negara Indonesia berdasarkan pondasi tersebut. 

Lalu kemudian bicaralah kita tentang memilih pemimpin negara. Sebagaimana yang saya tuliskan dalam postingan saya sebelumnya tentang "DIA yang Bekerja Bagi Negara" memilih pemimpin haruslah pemimpin yang bekerja bagi negara. Bagi Negara, bukan secara eksklusif bagi golongannya, kelompoknya atau partainya. Bekerja bagi Negara maka akan menjadikan besar negara tersebut.

Saya ulangi sekali lagi, bahwa segala tindakan seorang warga negara haruslah berdasarkan Pancasila, dan memilih pemimpin jugalah sebuah tindakan untuk negara, maka gunakan Pancasila sebagai dasarmu dalam memilih.

Karena apa ? karena negara Indonesia isinya beragam, sangat bhineka. Yang dapat menyatukan kita sebagai bangsa Indonesia hanyalah Pancasila, karena ketika bertindak untuk negara sudah tidak lagi melihat suku, agama, ras dan golongan. 

Ketika memahami Pancasila, maka akan memahami bahwa di tanah Indonesia ini, setiap warga negaranya Berketuhanan Yang Maha Esa, apapun agamanya, akan memahami oleh karenanya setiap warga negara di Indonesia harus bersikap adil dan saling menghormati, sehingga terciptalah Persatuan Indonesia dimana demi persatuan tersebut, Rakyat Indonesia memilih wakilnya guna menjalankan negara secara bijaksana demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bagi saya, ketika saya memposisikan diri saya sebagai warga negara maka landasan saya hanya 1 yaitu P A N C A S I L A.


Rabu, 22 Maret 2017

Dia yang bekerja Demi Negara

Berada di sebuah institusi pemerintah, semua bekerja berdasarkan petunjuk, arahan dan kebijakan dari pimpinan khususnya mereka yang berada dilevel bawahan.

Petunjuk, arahan dan kebijakan dari pimpinan inilah yang kemudian menjadi sebuah penilaian bagi masyarakat bahwa Dia bekerja Demi Negara.

Yang bekerja bagi negara, disumpah dengan menggunakan kitab suci. Pertanggungjawabannya berat! Karena pada Tuhan lah Ia akan bertanggung jawab. 

Selasa, 14 Maret 2017

Pantes Ga Pantes...


Aturan dari Pak Suami itu sederhana banget...Pantes atau engga, klo pun pantes occasionnya sesuai atau engga. Jangan ngikutin trend !


Jadi lagi booming kayak apapun juga model baju cewe yang rupa-rupa...nek kowe ora pantes yo ra usah ngikutin trend..nek kegiatannya ora pas...ya ojo dipake biarpun kowe pantes ketok ayu. 

Mo dandan poll ayu ora karuan...klo nanya sama suami... selama bisa menjawab 2 pertanyaan itu diatas, aman pastinya..

Nek klo tetep dipaksain, biasanya sih jadi risih sendiri karena mata banyak bicara...walau mulut tidak bersuara......



Minggu, 12 Maret 2017

For The Future

I am planning my self to quit my Job..and start to make my heart more peace inside.....

Before im doing it, i must preparing my self to get income replacing my own income as a civil servant. I dont have much time to prepare my future. So I guess i have to start thinking what kind of business i will do in the future.


Lanjutan Pertama Menghitung Berkat #1

Previously :  Saat dia berdiri, batin saya "astaga kok jeansnya robek semua gini, apakata bokap pas liat beginian?!! Emang dia suka nai...