Lagi rame tentang pendaftaran capres cawapres 2019!! Ramenya ngalahin berita tentang gempa di Lombok, padahal hampir tiap hari gempa berkisar di skala 5 - 6 Richter mengguncang Lombok. Belum ada yang ngomongin, bagaimana kekuatan bangunan yang hampir setiap hari diguncang dengan skala demikian itu. Masih aman untuk dipakaikah seandainya patahan-patah tersebut berhenti bergerak? perlu ada scanning kah tentang kekuatan bangunannya ?.
Ya udah deh, saya nikmati aja nyinyiran, dukungan, pesimistis, optimistis orang-orang di medsos untuk kedua belah kubu. Pilihannya ga ada yang mantap!, Ah ga masalah siapa pasangannya, yang penting Presidennya!, yah...kok itu sih pasangannya ? hopeless lah gw, malas nyoblos lah gw....mending golput dan banyak lagi status lainnya...yang intinya pada kecewa, pada menurun semangatnya.
Entah kenapa, semenjak saya punya Hak Suara, saya bener-bener memanfaatkan Hak saya itu. Tidak pernah sekalipun dalam Pilpres atau Pilgub atau Pilwalkot saya Golput. Karena Menjadi Golput seperti lari dari masalah, lari dari kenyataan hidup.
Hidup ga selalu membawa kebahagiaan, hidup ga selalu membawa kesedihan, tapi hidup menawarkan segalanya untuk dipilih. Kita belajar dan berkembang dari pilihan kita, oleh karena itu harus tetap memilih. Dont be too Picky, tapi tetep selektif, ditimbang mana yang lebih banyak manfaatnya mana yang lebih banyak mudaratnya. Ga ada yang sempurna didunia ini, ga ada yang abadi, karena apa ?? Karena kesempurnaan dan keabadian hanya milik TUHAN semata. Jadi sejelek apapun pilihan yang ditawarkan, saya selalu memilih.
Seperti tahun 2009, ketika ada 3 pasang capres cawapres. ora ono sing bener-bener pas dihati. SBY dipandangan saya waktu itu ga layak untuk periode kedua. Yang sebenernya bertentangan dengan prinsip saya sendiri bahwa butuh 2 periode untuk buat mewujudkan visi misi. JK, lha kenapa pisah dr pasangan terdahulunya ? Why ?, Mega.....bisa ga jangan ibu aja yang jadi Capresnya, tapi pasangan ibu yaitu Prabowo. Aaaarrrggghh.....pokoknya harus tetep kudu milih!! Jadilah saya nyoblos gambarnya Prabowo.
Tahun 2014, Jkw dan JK...duh pak de...Gimana ya...wkt di Solo sih bagus, tapi Jakarta aja belom 3 tahun...ntar aja ya Pak..periode berikutnya benerin dulu Jakarta tunjukin dulu kinerja. Lalu saya pun menjoblos Prabowo.
Intinya adalah....saya tidak mengijinkan diri saya Golput, hanya karena alasan tidak ada yang pas....harus tetep ada yang dipilih seburuk apapun pilihannya...
Jadiiiii...Yuuuk kita manfaatkan hak yang sudah diberikan kepada kita. Supaya ga ada yang mubazir...buang-buang kesempatan. Karena Hidup akan selalu tentang Pilihan. Supaya kita bisa tetep tumbuh, berkembang dan belajar.