Cari muka adalah istilah yang dipakai oleh Pak Suami untuk menjelaskan secara singkat apa yang saya ceritakan secara detail padanya tentang sikap seseorang.
Pembuktian akan kemampuan diri adalah sesuatu yang lumrah menurut pandangan saya (atau mungkin pandangan orang pada umumnya). Tapi membuktikan kemampuan diri sampai kemudian menjadi "cari muka", itu adalah melecehkan diri sendiri namanya, merendahkan dirinya sendiri.
Buat apa ? Membuktikan diri sendiri dengan menjatuhkan orang lain lewat cari muka ? dengan cara paling halus sekalipun (pura-pura bego misalnya ...atau pura-pura polos).
"Ngadepin orang cari muka labrak aja langsung orangnya, biar ga sembarangan sama kita...". Lalu karma apa yang akan saya dapatkan kemudian hari dengan melabrak orang lain?.
Saya mungkin bukan orang Jawa Asli, tapi leluhur saya berasal dari tanah jawa, saya sangat menghormati petuah dan unen-unen jawa yang banyak mengandung filosofi kehidupan. Salah satunya pesannya "Digdoyo Tanpo Aji, Menang Tanpo Ngasorake" Hebat bukan karena Sakti, Memperoleh kejayaan bukan karena menjatuhkan.
terkait dengan awal tulisan saya, dan unen-unen ini, prinsip saya mencari muka adalah penistaan akan kemampuan diri sendiri.
Saya mungkin bukan orang Jawa Asli, tapi leluhur saya berasal dari tanah jawa, saya sangat menghormati petuah dan unen-unen jawa yang banyak mengandung filosofi kehidupan. Salah satunya pesannya "Digdoyo Tanpo Aji, Menang Tanpo Ngasorake" Hebat bukan karena Sakti, Memperoleh kejayaan bukan karena menjatuhkan.
terkait dengan awal tulisan saya, dan unen-unen ini, prinsip saya mencari muka adalah penistaan akan kemampuan diri sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar