Banyak hal terkait memilih seorang pemimpin yang mengejutkan akal sehat saya.
Dimulai dari pemilihan Presiden RI, Joko Widodo. Baru saja menjabat sebagai Gubernur DKI pada saat itu, kemudian menerima untuk maju dalam pemilihan Presiden, yang didukung oleh Partai yang Pemimpin Parpolnya Mantan Presiden yang kemudian rame di media, bahwa Bapak Presiden hanyalah sebagai boneka Pimpinan Perpol tersebut. Dan nyatanya hasil menentukan bahwa, setidak suka apapun masyarakat pada Pimpinan Parpolnya, semuda apapun pengalaman Bapak Jokowi memimpin, masyarakat telah jatuh cinta pada sosok Joko Widodo dan Sekarang Bapak Joko Widodo adalah Presiden Negara Republik Indonesia menggantikan Susilo Bambang Yudoyono yang memimpin selama 2 periode.
Bahkan Negara Semaju Amerika Serikat pun mengejutkan akal sehat ku ketika hasil pemilihan Presidennya menyatakan Donald Trump sebagai pemenangnya.
Lalu ketika pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017 ini meramaikan media, semua kandidat memaparkan program kerja unggulan yang akan dilakukan jika terpilih. Beberapa dari program tersebut masuk akal untuk diaplikasikan, beberapa dari program kerja seperti janji-janji manis, beberapa program kerja membuat kening berkerut. Dan seperti yang kita ketahui bersama, sudah ditentukan pemenangnya dan akan menjabat Per-Oktober nanti.
Hasil-hasil memilih pemimpin yang mengejutkan akal sehat saya. Tidak melihat latar belakang partainya, tidak melihat masuk akal atau tidaknya program kerja yang diusungkan, tidak melihat kinerja yang sudah dilakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar